SUMENEP, koranmadura.com – PT Tanjung Odi mengklaim hanya 7 karyawan positif corona atau Covid-19 dari 91 yang telah dilakukan pemeriksaan swab secara mandiri oleh pihak perusahaan pada 24 Juni 2020 lalu.
Sementara pemeriksaan swab yang dilakukan Tim Gugus Tugas Covid-19 Sumenep terhadap 64 karyawan PT Tanjung Odi, di luar yang 91 orang, sejauh ini sudah 19 di antaranya terkonfirmasi positif. Itu pun masih ada 20 sampel swab yang belum keluar hasilnya.
Sekadar diketahui, sebanyak 168 karyawan perusahaan rokok itu disebut reaktif hasil rapid test. Dari jumlah tersebut, 65 karyawan pemeriksaan swabnya dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep. Sisanya dilakukan oleh pihak perusahaan.
“Pemeriksaan PCR atau swab kami dibantu oleh Gugus Tugas sebanyak 65 orang. Sisanya perusahaan yang melakukan PCR-nya,” ujar Pejabat Sementara (Pjs) Kasie Personalia General Affair PT Tanjung Odi, Ricky Cahyo, Jumat, 3 Juli 2020.
Baca: Pabrik Rokok di Sumenep Klaim Hanya 7 Karyawan Positif Corona
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Sumenep, Agus Mulyono menyampaikan sejauh ini pihaknya sudah melakukan pemeriksaan swab terhadap 64 karyawan perusahaan tersebut di berbagai kecamatan.
Dari 64 karyawan yang pemeriksaan swabnya dilakukan pihaknya, sudah 19 orang di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19. Sedangkan 25 orang dinyatakan negatif. Sisanya, 20 sampel swab, masih ditunggu hasilnya. “Mudah-mudahan negatif,” ujar Agus.
Menurut dia, pihaknya turut melakukan pemeriksaan swab terhadap karyawan perusahaan tersebut sebagai bentuk kesigapan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep dalam menangani pandemi Covid-19 di kabupaten paling timur Pulau Madura.
Dengan begitu, sejauh ini total karyawan PT Tanjung Odi yang telah dinyatakan terkonfirmasi positif corona mencapai 26 orang dari 155 karyawan yang telah dilakukan pemeriksaan swab, baik oleh pihak perusahaan maupun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep.
Saat ini total kasus terkonfirmasi positif corona di Sumenep ialah 94 kasus. Sebanyak 19 di antaranya telah dinyatakan sembuh, dan 3 orang meninggal dunia. Itu data yang diumumkan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumenep per 2 Juli 2020. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)