SAMPANG, koranmadura.com – Mata rantai paparan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terus berkembang pesat di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Bahkan, akhir-akhir ini paparan klaster transmisi lokal terus mendominasi sebaran virus asal Wuhan, China itu di daerah perkotaan.
Humas Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang, Djuwardi menyampaikan, penambahan tujuh pasien terkonfirmasi positif saat ini berasal dari wilayah perkotaan.
Ketujuh pasien terkonfirmasi, Djuwardi merincinya yaitu pasien 141 inisial A (34), seorang perempuan asal jalan Keramat, Kelurahan Karang Dalam, pasien 142 inisial M (53), seorang lelaki, pasien 143 inisial I (12), seorang lelaki dan pasien 144 inisial F (23), seorang lelaki yang ketiganya berasal dari jalan Garuda, Kelurahan Gunung Sekar. Kemudian pasien 145 dengan inisial M (28), seorang perempuan asal Kelurahan Gunung Sekar, pasien 146 dengan inisial N (35), seorang lelaki asal Kelurahan polagan dan bekerja sebagai staf di Puskesmas Banyuanyar dan terakhir pasien 147 dengan inisial I (27), seorang lelaki asal Gunung Sekar yang bekerja sebagai Staf Puskesmas di area Sampang.
“Penambahan tujuh pasien positif saat ini semuanya berasal dari daerah perkotaan dengan paparan klaster transmisi lokal. Jadi total angka kasus pasien positif covid-19 di Sampang bertambah menjadi 147 orang,” katanya, Kamis, 9 Juli 2020.
Untuk itu, Djuwardi meminta kepada masyarakat agar selalu menjaga diri dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.
“Jagan lupa pakai masker, cuci tangan dengan sabun pada air mengalir serta meminimalkan ke tempat kerumunan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” imbaunya.
Dengan begitu, sebaran virus asal Wuhan, China, di wilayah Kabupaten Sampang, menunjukan angka 547 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 31 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan tingkat kematian sebanyak tiga orang. Kemudian 147 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan tingkat kesembuhan pasien positif sebanyak 38 orang dan meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 10 orang. (MUHLIS/ROS/VEM)