SAMPANG, koranmadura.com – Paparan klaster transmisi lokal terus ‘mengancam’ Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Kini, kasus Covid-19 di Kota Bahari mencapai 165 orang.
Humas Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang, Djuwardi menyampaikan, penambahan enam pasien terkonfirmasi positif baru-baru ini berasal dari klaster transmisi lokal. Keenam pasien tersebut di ntaranya pasien nomor 160 dengan inisial A (60), seorang lelaki asal Kampung Tenjui, Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung; pasien nomor 161 inisial N (24), seorang pemudi asal Desa Tambaan, Kecamatan Camplong; pasien nomor 162 inisial D (30), pemuda asal Kelurahan Gunung Sekar, Kecamatan Sampang.
Selanjutnya pasien nomor 163 dengan inisial J (71), seorang kakek asal Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang; pasien nomor 164 inisial S (36), seorang lelaki asal Jalan Garuda, Kelurahan Gunung Sekar, Sampang; dan terakhir pasien nomor 165 dengan inisial N (33), seorang perempuan asal Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang.
“Penambahan enam pasien terbaru ini menjadikan total paparan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sampang menjadi 165 orang. Mereka tergolong klaster transmisi lokal,” katanya, Rabu, 15 Juli 2020.
Selain itu, keenam pasien tambahan terbaru tersebut diakuinya saat ini menjalani perawatan kesehatan sebagian melakukan isolasi mandiri dan sebagian pula menjalani perawatan di rumah RSUD setempat.
“Mereka sebagian ada yang isoalasi mandiri, adapula yang menjalani perawatan di rumah sakit,” terangnya.
Dengan begitu, sebaran virus asal Wuhan, China, di wilayah Kabupaten Sampang, menunjukan angka 549 Orang Dalam Pemantauan (ODP), 30 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan tingkat kematian sebanyak tiga orang. Kemudian 165 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dengan tingkat kesembuhan sebanyak 42 orang dan meninggal dunia akibat Covid-19 sebanyak 12 orang. (Muhlis/SOE/VEM)