BANGKALAN, koranmadura.com – S (20), warga Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur yang sempat melapor ke Polres setempat karena diperkosa 7 orang secara bergilir ditemukan tak bernyawa, Rabu 01, Juli 2020.
S diduga bunuh diri. Pasalnya, S ditemukan meninggal dalam keadaan keluar busa dari mulutnya.
Untuk memastikan kondisi korban tersebut, pihak keluarga sempat berusaha membawanya ke bidan desa terdekat. Namun tidak membuahkan hasil. Nyawa S tetap tak tertolong.
Meninggalnya S tersebut dibenarkan oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Agus Sobarnapraja. Menurutnya, penyebab meninggalnya S tersebut diduga bunuh diri.
“Korban sudah dipastikan meninggal dunia, penyebab kematian informasi awal diduga bunuh diri,” kata Agus, sapaan akrabnya, Rabu, Juli 2020, jelang dini hari.
Namun untuk memastikan, kata Agus, pihak kepolisian dengan tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) sedang melakukan penyidikan lebih lanjut ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Namun tim INAFIS, Penyidik Polres dan Polsek sedang memastikan lebih lanjut ke TKP,” katanya.
Sebelumnya, S diduga diperkosa secara paksa oleh 7 orang yang belum diketahui identitasnya. Mereka melakukan aksi bejatnya secara bergiliran dari pukul 01.00 sampai 04.00 WIB pagi.
Akibat perilaku yang tak senonoh dari orang yang tak bertanggung jawab itu, pihak keluarga melaporkan ke Polres Bangkalan pada tanggal 28 Juni 2020 kemarin. Namun setelah lapor, korban mendapatkan teror dari orang misterius. (MAHMUD/SOE/VEM)