SUMENEP, koranmadura.com – Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami penurunan sekitar 7 persen. Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep, AKP Deddy Eka Apriyanto.
Menurutnya, selama pandemi Covid-19, angka kecelakaan lalu lintas di sumenep sebanyak 59 kasus. “Angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sekitar 7 persen selama pandemi Covid-19 (dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Januari – Juni),” ujarnya, Kamis, 16 Juli 2020.
Dari 59 kasus kecelakaan lalu lintas itu, sambungnya, sebanyak 17 di antaranya yang terlibat masih di bawah umur. Akibatnya bervariasi. Mulai dari luka ringan sampai berat.
Oleh karena itu, untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur, dia mengimbau kepada para orang tua agar menyarankan kepada anak-anaknya untuk tidak mengendara.
“Karena di jalan raya itu risikonya sangat tinggi. Bukan hanya mengalami luka ringan sampai berat, tapi bisa juga sampai menyebabkan meninggal dunia,” sambung dia.
Di samping itu, pihaknya juga menyarankan kepada agar masyarakat menjunjung tinggi etika berlalu lintas. Misalnya ketika di tikungan yang tanpa ada pengatur lalu lintas, masyarakat harus memperhatikan posisi mana yang harus diutamanan dan tidak.
“Karena selama ini laka lantas banyak juga yang tabrak samping. Ini menunjukkan sebagian masyarakat pengguna jalan kurang hati-hati,” tambahnya. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)