SUMENEP, koranmadura.com – Bangunan masjid di area Kantor Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, disebut tidak sesuai harapan oleh Komisi III DPRD setempat.
Merespons hal tersebut, Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman (DPRKP) dan Cipta Karya Sumenep mengaku bakal membenahi masjid tersebut.
“Masjid itu dibangun tahun 2018, sebelum saya (jadi Kepala DPRKP dan Cipta Karya). Tapi bagaimana pun juga saya tetap tanggung jawab untuk pembenahannya,” ujar Kepala DPRKP dan Cipta Karya Sumenep, Mohammad Jakfar, Rabu, 15 Juli 2020.
Pembenahan masjid yang pembangunannya menghabiskan anggaran Rp 3 miliar lebih itu dipastikan akan dilaksanakan tahun ini. “2020 tuntas,” tegasnya.
Sebelumnya, Komisi III DPRD Sumenep melihat langsung realisasi pembangunan masjid tersebut untuk memastikan, apakah proyek yang digarap tahun 2018 dan 2019 sudah sesuai harapan atau tidak. “Pekerjaan masjid ini tidak sesuai harapan kami,” ujar Ketua Komisi III DPRD Sumenep, Dul Siam.
Menurut dia, mengingat posisinya yang berada di tengah-tengah kantor Pemkab Sunenep, mestinya masjid itu terlihat indah, bagus, dan bangunan fisiknya maksimal.
“Tapi kenyataannya banyak kerusakan dan kekurangan yang kami temukan. Seperti plafon, kondisi tembok, dan jendelanya. Intinya pekerjaan masjid ini jauh dari harapan,” tambah dia, menegaskan. FATHOL ALIF/ROS/VEM