SAMPANG, koranmadura.com – Dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur ‘diistirahatkan’ selama sepekan setelah dua perawat dinyatakan positif Covid-19. Dua Puskesmas tersebut ialah Jrenggik dan Ketapang.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi pentupan dilakukan menyusul salah satu tenaga kesehatan di dua Puskesmas tersebut terpapar positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
“Iya, pelayanan diistirahatkan selama seminggu ke depan,” katanya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis, 2 Juli 2020.
Humas Dinkes Yuliono menambahkan kedua Puskesmas tersebut dilockdown sementara setelah masing-masing nakes terpapar positif Covid-19 berdasarkan hasil swab.
“Kalau perawat di Puskesmas Jrengik atau pasien 107 inisial N (28), laporan hasil swabnya keluar pada Senin, 29 Juni 2020. Begitupula di Puskesmas Ketapang, terdapat satu perawat yang terpapar Covid-19 berdasarkan hasil swab. Kedua pasien positif itu dilakukan isolasi mandiri,” katanya.
Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, kedua gedung Puskesmas tersebut nantinya akan dilakukan penyemprotan disinfektan. “Nanti bakal disemprot,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Ketapang, R Susyati menyatakan, penutupan pelayanan Puskesmas dilakukan setelah mendapat saran dan rekomendasi dari Dinas Kesehatan setempat lantaran terdapat satu perawat dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab.
Sebelum, hasil rapid test yang bersangkutan non reaktif. Akan tetapi ketika diswab, hasilnya positif.
“Tapi sebelumnya hasil rapidnya non reaktif. Nah kenapa diswab, karena keluarga dekatnya dari pasien, sebelumnya ada yang terpapar positif,” katanya. (Muhlis/SOE/DIK)