SUMENEP, koranmadura.com – Petugas kesehatan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai melakukan pemantauan terhadap hewan kurban. Itu dilakukan untuk memastikan kondisi hewan kurban layak dan sehat sebelum disembelih.
Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan, drh. Zulfa mengatakan, pemeriksaan tidak hanya dilakukan di satu titik, melainkan di berbagai pasar tradisional.
“Sejak pekan lalu kami telah keliling ke pasar hewan di kecamatan-kecamatan, memeriksa kesehatan hewan,” katanya.
Selain itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan di sejumlah tempat penjualan hewan kurban yang berada di seputar Kecamatan Kota.
Saat ini, lanjut Zulfa, terdapat empat titik penjualan hewan kurban dadakan, dua titik di Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Lontar Pangarangan, dan Jalan Payudan Pabian.
“Hasil pantauan kami di lapangan, semua hewan sehat. Baik sapi maupun kambing yang dijual di pasar,” terangnya.
Pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban hingga hari H Iduladha 2020. Jika nanti ada hewan kurban yang terindikasi terkena penyakit, akan diberikan obat sesuai penyakitnya. Sebab, hewan kurban tersebut harus dipastikan sehat sebelum disembelih.
“Tim kami akan terus melakukan pemantauan kesehatan hewan agar masyarakat yang mengkonsumsi daging kurban nanti juga tetap sehat,” imbuhnya. (JUNAIDI/ROS/VEM)