BANGKALAN, koranmadura.com – S (20) Asal Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur diperkosa oleh tujuh orang yang belum diketahui identitas mereka. Akibat dari perilaku tak terpuji, korban terpaksa bunuh diri karena depresi.
Kasus pemerkosaan tersebut telah menjadi perhatian masyarakat kabupaten paling barat Pulau Madura. Kenapa tidak, tak bisa dibayangkan pemerkosaan itu dilakukan oleh tujuh orang secara bergilir selama tiga jam pada waktu dini hari.
Baca:
- Korban Pemerkosaan yang Sempat Melapor ke Polres Bangkalan Meninggal, Diduga Bunuh Diri
- Polisi Diminta Usut Tuntas Pelaku Pemerkosaan yang ‘Bebas Berkeliaran’ di Bangkalan
Kasus pemerkosaan itu pun mendapatkan respons dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangkalan, Ambar Pramudia Wardhani. Menurutnya kasus pemerkosaan hingga berujung bunuh diri itu telah menodai martabat seorang wanita.
“Tak sepatutnya ada pemerkosaan. Karena sebagai kaum wanita juga tak seharusnya di perlakukan seperti itu,” kata Ambar, sapaan akrabnya Ambar Pramudya Wadhani, Sabtu 4 Juli 2020.
Kata Ambar, kejadian itu menjadi pelajaran bagi kaum hawa. Ia menegaskan, jangan sampai kasus pemerkosaan akan terulang kembali di Kota Salak ini. Oleh karenanya, ia meminta agar selalu jaga diri dan kepercayaan orang tua dalam menjaga martabat seorang wanita.
“Kaum wanita harus bisa menjaga diri dan menjaga kepercayaan orang tua untuk menjaga kehormatan. Jadikan kasus ini sebagai pembelajaran,” ujarnya.
Tak hanya itu, perempuan yang berada di Komisi D ini meminta kepada pihak yang berwajib, agar mengusut tuntas ke tujuh pelaku pemerkosaan itu. Dengan begitu, kelakuan mereka yang tak terpuji itu mendapatkan efek jera.
“Segera tetapkan tersangka kepada pelaku pemerkosaan, jangan biarkan berkeliaran dengan enak di luar,” pintanya.
Sebelumnya, Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan pengungkapan kasus pemerkosaan yang dilakukan oleh tujuh orang itu tetap berlanjut, bahkan dalam proses penanganannya akan lebih dipercepat.
“Kami akan mempercepat untuk menangkap tujuh pelaku pemerkosaan,” ucapnya tegas. (MAHMUD/ROS/DIK)