BANGKALAN, koranmadura.com – Pusat keramaian di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menjadi perhatian Polisi Resor (Polres) setempat dalam pencegahan wabah virus Corona, alias COVID-19.
Pasalnya, pihak Polres Bangkalan telah menempatkan beberapa mobil tangguh. Yakni, mulai dari pasar, wisata, masjid hingga tempat-tempat perbelanjaan. Sedangkan lokasinya di Sukolo, kecamatan Kamal, Socah, Burneh, Bangkalan Kota dan Arosbaya.
Tujuan adanya mobil tangguh di tempat keramain itu sebagai ikhtiar untuk memberikan kesadaran bagi masyarakat, agar senantiasa pelaksanaan protokol tetap (Protap) kesehatan dari pemerintah.
Mobil tersebut dimodifikasi ada tempat cuci tangan, semprot disinfektan anti septik, dan baner yang bertuliskan imbaun phisycal distancing, gunakan masker dan sosial distancing.
Kapolres Bangkalan, AKBP Rama Samtama Putra menyampaikan, tempat keramain itu memiliki potensi besar untuk terjadinya penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China. Sehingga perlu diperhatikan dengan menempatkan mobil tangguh itu.
“Titik yang jadi kerumunan masyarakat, karena di keramaian sangat rentan penyebaran virus Corona,” kata Rama sapaan akrabnya, Senin, 6 Juli 2020.
Pihkanya berharap, dengan adanya upaya tersebut bisa mengubah status kabupaten paling barat Pulau Madura ini, yang saat ini masih zona orange alias resiko sedang menjadi kuning dengan resiko rendah.
“Ikhtiar kami, semoga Bangkalan turun dari zona orange ke zona kuning, kalau perlu zona hijau,” katanya. (MAHMUD/ROS/VEM)