PAMEKASAN, koranmadura.com – Ratusan Sekolah Dasar (SD) di bawah naungan Dinas Pendidikan (Disdik) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, belum memenuhi target siswa tahun ajaran 2020.
Kepala Bidang SD Disdik Pamekasan, Fatimatuzzahroh mengatakan, kendala utama SD di Pamekasan tidak memenuhi target siswa lantaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melenceng dari Petunjuk Teknis (Juknis).
“PPDB dimulai tanggal 1-4 Juli 2020, tapi faktanya banyak yang tidak daftar meski guru masuk sekolah,” kata Fatimatuzzahroh, Senin, 13 Juli 2020.
Disdik Pamekasan mengklaim telah melakukan sosialisasi Juknis PPDB ke masing-masing sekolah, tapi hasilnya masih banyak yang belum memenuhi target, bahkan ada yang mendaftar di luar jadwal yang ditetapkan.
“Sosialisais sudah dilakukan, cuma yang mendaftar tidak sesuai jadwal,” uangkapnya.
Menurutnya, dari ratusan SD di Pamekasan baru satu sekolah yang melaporkan bahwa sekolah tersebut telah memenuhi target siswa baru.
“Yang lain hanya melaporkan separuh, ada yang belum melaporkan sampai sekerang,” terangnya. (RIDWAN/ROS/VEM)