SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah partai politik di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah menentukan siapa bakal calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung pada pemilihan bupati dan wakil bupati tahun ini.
Namun demikian, masih ada beberapa partai yang sejauh ini belum menentukan sikap politiknya karena rekomendasi dari pusat bekum turun. Salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Ketua DPD PKS Sumenep Rimbun Hidayat memastikan pihaknya tidak akan “golput” pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep tahun 2020. PKS akan turut mengusung dan mendukung cabup dan cawabup.
“InsyaAllah PKS tidak akan golput. Yang jelas kami akan mengusung dan mendukung calon bupati dan wakil bupati. Sampai sekarang memang prosesnya belum turun dari pusat, SK-nya,” kata dia.
Sejauh ini pihaknya, dalam hal ini tim pemenangan pilkada daerah (TPPD), secara berkala melaporkan perkembangan dinamika politik yang terjadi kepada pusat melalui DPW PKS Jawa Timur.
“Sepertinya SK itu akan turun dalam waktu dekat. Dan insyaAllah kami akan deklarasikan (bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan diusung nanti, red) setelah SK itu sudah di kami,” paparnya.
Setidaknya ada dua namanya yang diusulkan PKS Sumenep kepada DPP, yaitu Fattah Jasin dan Achmad Fauzi. “InsyaAllah kami akan ada di salah satunya. Surat rekomnya tidak akan ada nama yang lain, sepertinya,” ujar dia.
“Harapannya bulan Agustus kami sudah deklarasi. Mungkin awal lah, setelah tanggal 3. Mungkin setelah lebaran (Idul Adha) ini. Sekarang kami masih menunggu,” tegasnya. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)