SUMENEP, koranmadura.com – Ratusan calon penumpang kapal tujuan kepulauan dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur, telantar sejak kemarin. Hingga sekarang, mereka belum dapat kepastian kapan kapal akan berlayar.
Kapal perintis KMP Dharma Bahari Sumekar (DBS) III mestinya berangkat pada 22 Juli 2020. Namun hingga Kamis, 23 Juli 2020, pagi, kapal belum juga berlayar.
Padahal kemarin, para calon penumpang sudah ada yang naik ke atas kapal. Bahkan ada yang menunggu hingga 12 jam di atas kapal. Barang-barang bawaan mereka juga telah dinaikkan.
Selama menunggu kepastian kapal akan berlayar, ratusan calon penumpang itu tinggal di Terminal Pelabuhan Pelindo III Kalianget.
Informasinya, kapal tidak berlayar hingga sekarang karena tidak mendapat izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kalianget.
Salah seorang calon penumpang Lina mengaku sudah berada di Pelabuhan Kalianget sejak Rabu, 22 Juli 2020. Setibanya di pelabuhan, ia langsung membeli tiket sesuai tujuan, yakni Pulau Kangean.
Informasi awal yang didapat dirinya, kapal akan berangkat Rabu pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Namun setelah tiba waktunya, kapal ternyata tidak berangkat. Hingga informasi berikutnya keberangkatan ditunda ke pukul 12.00 WIB.
“Tapi itu tetap tidak berangkat. Ditunda lagi. Katanya pukul tiga (sore) akan berangkat. Tapi lagi-lagi sampai malam, bahkan sampai pagi ini, kapal tetap tidak berangkat,” tuturnya, Kamis, 23 Juli 2020.
Sejauh ini dia mengaku belum tahu kapan kapal yang dikelola PT Sumekar, salah satu badan usaha milik daerah (BUMD) Sumenep, itu akan berlayar. “Belum tahu, kapan pastinya akan berangkat,” tambah dia. (FATHOL ALIF/SOE/D4N)