SUMENEP, koranmadura.com – Selama beberapa waktu terakhir, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Tumur, “digempur” kasus corona atau Covid-19 secara terus-menerus.
Terhitung sejak 20 Juni hingga 3 Juli, tiap hari di kabupaten paling timur Pulau Madura ini selalu ada tambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Baru kemarin, 4 Juli 2020, di Sumenep tidak ada tambahan kasus.
Di tanggal 20 Juni lalu, kasus terkonfirmasi masih di angka 23 kasus. Namun pada 3 Juni, angkanya melonjak mencapai 97 kasus. Itu artinya selama 13 hari ada tambahan sebanyak 74 kasus terkonfirmasi positif corona.
Meski begitu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Agus Mulyono mengklaim, sejak Maret hinggal Juli, kasus Covid-19 di daerah ini masih terkendali. Terutama dibandingkan dengan tiga kabupaten lain di Madura.
“Sumenep, dibandingkan dengan kabupaten lain di Madura, alhamdulillah sejak awal Maret, ini terkontrol betul, terkendali,” ujar pria yang akrab disapa Agus itu.
Dari peta sebaran Covid-19 Jatim, sebagaimana dilihat pada Minggu, 5 Juli 2020, jumlah kasus terkonfirmasi positif corona di Sumenep (97 kasus) memang paling rendah dibandingkan dengan Bangkalan (254 kasus), Sampang (122 kasus), dan Pamekasan (128 kasus).
Selebihnya Agus berharap, ke depan di Sumenep jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 semakin banyak lagi dari posisi saat ini yang baru 19 orang dari 97 pasien terkonfirmasi. (FATHOL ALIF/SOE/VEM)