SUMENEP, koranmadura.com – Anggaran Pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengalami penyusutan dibandingkan tahun sebelumnya. Akibatnya, volume jumlah lampu yang akan dipasang di sejumlah jalan protokol juga mengalami pengurangan.
Data Dinas Perhubungan Kabupaten Sumenep pengadaan PJU hanya sebanyak 210 unit, sementara tahun 2019 pengadaan lampu mencapai 310 unit.
‘Tahun lalu bisa 310 unit, kalau sekarang anggarannya terbatas, jadi pengadaan menyesuaikan jumlah anggaran,” kata Edi Purwanto, Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Dinas Perhubungan Kabupatrn Sumenep saat dikonfirmasi media ini.
Saat ini, kata dia, anggaran pengadaan PJU mulai direalisasikan, karena proses tender sudah selesai. Seperti pengerjaan pemasangan PJU di Kecamatan Lenteng saat ini sudah dalam tahap pemanggilan terhadap kontraktor pemasang PJU yang merupakan pemenang tender.
“Estimasi waktu selama 90 hari, harapan kami pemasang tepat waktu dan tidak terjadi kesalahan-kesalahan,” ungkapnya.
Total anggaran pengadaan PJU itu, kata dia, mencapai Rp 1,6 miliar. Anggaran tersebut tak sebanding dengan kebutuhan. Sebab, menurut aturannya setiap jalan protokol harus dipasang PJU.
“Jarak pemasangan per lampu 50 meter, tapi kadang tidak pas karena ada rumah warga di sepanjang jalan, jadi pemasangannya menyesuaikan,” jelas Edi. (JUNAIDI/ROS/VEM)