PAMEKASAN, koranmadura.com – Banyak desa di Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Dari total 178 desa, hanya 119 desa yang sudah memiliki BUMDes.
Kasi Pemberdayaam Lembaga Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa(PMD) Pamekasan, Farid Rahman mengatakan salah satu faktornya sumber daya manusia (SDM) lemah.
“Yang jelas nomor satu SDM-nya kurang, ada kemauan dari Kades tapi SDM-nya gak ada,” kata Farid Rahman, Jum’at, 21 Agustus 2020.
Pihaknya mengaku akan terus mendorong desa-desa yang belum membentuk BUMDes. Sementara yang sudah ada, kita juga dorong untuk melakukan aktif dan kreatif.
“Desa yang belum mendirikan kita dorong untuk mendirikan. Sementara yang sudah ada kita dorong untuk meningkatkan stratanya, dari BUMdes pemula ke BUMdes berkembang, kemudian dari berkembang ke maju,” tegasnya.
Apakah ada sanksi bagi desa yang belum memiliki BUMDes? Farid menyatakan sesuai regulasi tak ada sanksi.
“Diregulasi tidak ada sangsi untuk itu, namun kita tetap mendorong BUMDes untuk didirikan di desa- desa, karena manfaatnya, selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga jadi motor penggerak perekonomian desa dengan memperdayaakan sumber daya lokal,” tambahnya. (SUDUR/SOE/DIK)