SAMPANG, koranmadura.com – Setelah setahun lamanya dijabat Penjabat (Pj), akhirnya kursi Sekretaris Daerah (Sekda) secara definitif telah diisi oleh Sekda definitif.
Bupati Sampang, H Slamet Junaidi menyatakan, ke depan akan ada banyak program prioritas yang harus diemban oleh Sekda definitif. Namun begitu, untuk membuat dan menjalankan program tersebut harus memakai hati.
“Saya perintahkan kepada Sekda Definitif agar ketika membuat program harus pakai hati. Tidak boleh pakai nafsu,” tegas Bupati Slamet Junaidi usai melantik Sekda definitif di Pendapa Trunojoyo, Jumat, 21 Agustus 2020.
Sementara Sekda Definitif Kabupaten Sampang, Yuliadi Setiawan mengakui jika dirinya sudah setahun duduk di kursi Sekda dengan status Pj. Meski begitu, untuk tugas ke depan sebagai Sekda definitif diakuinya tidak jauh berbeda dengan sebelumnya ketikan masih berstatus Pj.
“Ya tinggal melanjutkan. Nanti kami akan evaluasi ulang terkait kinerja saya dalam hal membantu pak bupati ketika menyusun kebijakan dan mengkooordinasikan OPD maupun pelayanan administratif seluruhnya,” janjinya.
Sekadar diketahui, dalam memperebutkan kursi jabatan Sekda definitif, sebelumnya diikuti oleh tiga kandidat, di antaranya Kepala BKPSDM Yuliadi Setiawan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Sudarmanto dan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPRKP) Moh Zis. (Muhlis/SOE/DIK)