PAMEKASAN, koranmadura.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Cahya Wibawa memastikan, program pembangunan infrastruktur di instansinya tidak bisa terealisasi keseluruhan, karena separuh anggaran yang disiapkan tahun ini dipangkas untuk penanganan Virus Corona (Covid-19).
Menurut Cahya Wibawa, anggaran untuk pembangunan infrastruktur sebanyak Rp 160 miliar, dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.
Namun saat ini anggaran hanya tersisa Rp 80 miliar setelah dilakukan refocusing anggaran untuk penanganan Virus Corona.
“Refocusing anggaran ini perintah dari pemerintah pusat untuk penanganan virus corona,” kata Cahya Wibawa, Jumat, 14 Agustus 2020.
Salah satu kegiatan yang tidak bisa direalisasikan tahun ini menurut Cahya Wibawa, yaitu pembangun jalan.
“Semoga program yang kenan refocusing dapat diusulkan di PAK,” terangnya. (RIDWAN/ROS/DIK)