SAMPANG, koranmadura.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sampang, Madura, Jawa Timur, Yuliadi Setiawan menilai banyak Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di wilayahnya tidak sehat, sehingga perlu ada restrukturisasi.
Ada beberapa BUMD, di antaranya di sektor minyak dan gas (migas), Apotek, perbankan, dan perusahaan air minum.
“Sudah ada perubahan atau direstrukturisasi seperi di BUMD BPR Bakti Artha Sejahtera (BPR BAS), Dirutnya sudah baru. Kemudian Dirut PDAM yang sudah diberhentikan dan lelangnya akan segera dibuka,” katanya, Sabtu, 22 Agustus 2020.
Lanjut pak Wawan sapaan akrab Yuliadi Setiawan mengaku, manajerial maupun pelayanann akan terus dilakukan pemantauan, perbaikan dan evaluasi secara bertahap.
“Mohon maaf, terkait BUMD dan perusahaan daerah seperti PDAM ini perlu banyak perhatian dari pemerintah untuk proses pembenahannya,” akunya.
Kemudian, soal pengelolaan BUMD Apotek Trunojoyo diakuinya mengalami kondisi yang cukup parah. Bahkan saat ini BUMD Apotek Trunojoyo dilakukan pembekuan sementara.
“Untuk Apotek Trunojoyo, sementara dibekukan dulu sambil lalu menunggu calon investor yang siap membantu membenahi. Karena kami tidak cukup anggaran untuk memberikan dana karena keadaanya belum tuntas. Sebab sekarang ini, Dirut dan seluruh stafnya mengundurkan diri karena tidak lagi mampu membayar operasional dirinya sendiri apalagi nyumbang PAD,” katanya. (Muhlis/SOE/VEM)