SAMPANG, koranmadura.com – Seorang supir truk fuso mendadak menghebohkan warga Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, setelah dutemukan tidak bernyawa di sebuah gardu di pinggir akses jalan nasional.
M Tohar, warga sekitar menyatakan, seorang lelaki paruh baya yang meninggal diketahui memakai pakaian kaos warna biru belang putih serta memakai celana pendek lengkap dengan bantalnya yang juga berwarna biru. Lelaki tersebut merupakan supir truk fuso bernopol L 8062 J yang informasinya datang dan terparkir di seberang jalannya sejak sore kemarin.
“Mungkin dia sedang istirahat karena kecapean. Saat ditemukan meninggal di gardu, ia memakai bantal,” katanya, Rabu, 19 Agustus 2020.
M Tohar menyatakan, awalnya warga sekitar tidak menaruh kecurigaan karena supir tersebut sedang tidur dengan bantal dan hanya menumpang istirahat di gardu. Hanya saja, sekitar pukul 7.30 wib pagi, ia tidak kunjung bangun, sehingga warga sekitar pun menghampirinya.
“Ketika di cek, ternyata supir yang tidur itu sudah tidak bernyawa,” akunya.
Sementara Kapolsek Camplong, Iptu Tomo saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan seorang lelaki yang meninggal dunia di gardu. Akan tetapi, pihaknya belum bisa memberikan keterangan lebih jauh hingga kronolologi yang terjadi.
“Iya benar mas ada orang yang meninggal di gardu di wilayah Sejati, Camplong. Tapi kami masih belum bisa memberikan penjelasan yang lebih jauh. Kami masih melakukan pemeriksaan. Sedangkan supir yang meninggal sudah diantarkan ke RSUD Muhammad Zyn Sampang untuk menjalani visum. Nanti langsung konfirmasi lagi ke Kasatreskrim supaya lebih jelas,” ungkapnya. (MUHLIS/ROS/DIK)