BANGKALAN, koranmadura.com – Identitas mayat berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di Jalan Raya Desa Sembilangan Kecamatan/Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur masih belum juga terungkap.
Baca: Lagi, Warga Bangkalan Dihebohkan Penemuan Mayat Tanpa Identitas
Hingga saat ini mayat yang ditemukan oleh salah seorang anak kecil yang bermain layang-layang itu masih berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syarifah Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Bangkalan.
“MR. X telah dievakuasi ke RSUD untuk diperiksa oleh dokter forensik,” kata Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Agus Soebarnapraja, Rabu 12 Agustus 2020.
Ciri-ciri mayat tersebut Diperkirakan berusia 24 hingga 30 tahun. Tinggi badan sekitar 165 cm, berkulit sawo matang. Ia pun memiliki ciri-ciri khusus. “Pada punggung tangan kanan terdapat tato gambar lambang peace,” jelas dia.
Sementara pakaian yang digunakan terakhir kali yang ditemukan di semak-semak berupa kaos warna biru, di depan ada tulisan yang berwarna kuning. Sedangkan celananya warna putih. “Dalam kondisi tertelungkup di semak-semak pinggir jalan,” imbuhnya.
Baca: Mayat Misterius di Desa Sembilangan Bangkalan, Kapolres: Belum Ditemukan Tanda Kekerasan
Agus, sapaan akrab Agus Soebarnapraja menjelaskan, bahwa korban meninggal sejak 6 jam setelah ditemukan oleh salah satu warga setempat. Selain itu, juga belum terlihat ada luka yang mengarah pada kasus kekerasan atau penganiayaan.
“Hasil sementara pemeriksaan fisik mayat tidak ditemukan luka tanda kekerasan,” katanya.
Berdasarkan penyampaian dokter kepada kepolisian, kata Agus korban meninggal karena sakit. Namun demikian, dugaan tersebut dapat dibenarkan ketika hasil autopsi sudah selesai.
“Kesimpulan penyebab yang baru dapat ditentukan berdasarkan hasil autopsi,” tutupnya. (MAHMUD/SOE/DIK)