SAMPANG, koranmadura.com – Insentif kepada para Tenaga Kesehatan (Nakes) yang terlibat langsung dalam penanganan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sampang, Madura, Jawa Timur, tak kunjung cair.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi membenarkan insentif untuk 232 nakes masih belum dicairkan. Menurutnya, insentif bagi nakes yang membantu penanganan Covid-19 tersebut masih dalam proses pengajuan ke pemerintah pusat.
“Kemarin sih tinggal tanda tangan PPK. Tapi yang jelas untuk nilai insentif berbeda-beda sesuai pedoman,” katanya, Kamis, 27 Agustus 2020.
Sementara Sekretaris Dinkes Sampang, Asrul Sani mengatakan, insentif nakes hingga saat ini belum ada yang dicairkan dan masih proses mengenai nilai insentif yang diusulkan.
“Masih belum dicairkan, sama dengan kabupaten lainnya juga belum dicairkan,” akunya.
Belum dicairkannya lantaran masih terdapat beberapa perubahan nilai insentif yang akan diberikan kepada para nakes. Selain itu, pengusulan nilainya masih belum sesuai.
“Anggaran dari pusat sudah turun atau belum, kami belum tahu, itu BP2KAD yang tahu,” katanya.
Terpisah, Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BP2KAD), Saryono mengatakan, anggaran insentif nakes yang terlibat dalam penanganan Covid-19 diakuinya sudah siap untuk dicairkan.
Namun begitu pihaknya mengaku hingga saat ini dinas terkait masih belum melakukan pengusulan. Menurutnya, pembayaran insentif nakes bisa dilakukan setelah diterbitkannya SK. Oleh karena itu, pihaknya juga berharap Dinkes segera memenuhi dan melengkapi sejumlah persyaratan untuk pencairan insentif para nakes di Sampang.
“Jika SK dari Bupati sudah ada langsung dibayar, karena uangnya sebagian sudah ada dan tinggal dicairkan, sesuai data yang diajukan lengkap atau tidak,” tuturnya. (Muhlis/SOE)