SAMPANG, koranmadura.com – Pengasuh Ponpes Batu-batu Indah, Dusun Parajjan Utara, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, KH Mubarak Zarkasi mendatangi Mapolres setempat.
Kedatangan pengasuh dan tokoh masyarakat tersebut untuk bersilaturahmi serta meminta ketegaskan kepolisian dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan Sepeda Motor dan Handphone (HP) yang terjadi di areal Ponpes beberapa waktu lalu.
“Karena pihak ponpes kurang memahami soal hukum, jadi saya kemudian berkoordinasi dengan pihak Polsek Camplong, ternyata ada pelaku maling HP yang sudah diamankan. Selain itu yang katanya penadah sepeda motor juga diamankan. Jadi sekarang menunggu perkembangan selanjutnya untuk pelaku yang namanya F (inisial) agar diusut tuntas,” kata juru bicara, Habib Yusuf.
Habib sapaan akrab Habib Yusuf menyatakan, untuk kasus pencurian HP terjadi di dalam area Ponpes. Sedangkan untuk kasus pencurian sepeda motor terjadi di luar area Ponpes. Namun begitu, pihaknya menegaskan, kedatangannya ke Mapolres mengenai Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Prajjan yang dianggapnya penting disampaikan kepada penegak hukum guna menjadikan masyarakat lebih aman dan tenteram.
Sementara Wakapolres Sampang, Kompol Mohammad Lufti menyampaikan, kedatangan tokoh agama dari pondok pesantren dan tokoh masyarakat Desa peajjan untuk bersilaturahmi dan meminta Kamtibmas yang aman dan kondusif. Selain itu, untuk menanyakan penanganan kasus yang belum terselesaikan agar diusut tuntas. Menurutnya, ada dua kasus yang terjadi di Desa Prajjan di antaranya kasus curanmor dan pencurian HP.
“Untuk kasus curanmor ada beberapa pelaku yang belum diamankan dan sekarang masih dilakukan penyelidiakan dan pengumpulan alat bukti. Kalau kasus pencurian HP, pelakunya sudah diamankan oleh jajaran Polsek Camplong,” tegasnya. (Muhlis/SOE)