SUMENEP, koranmadura.com – Menghadapi new normal, Prodi Teknologi Hasil Pertanian (THP) Universitas Wiraraja Madura (Unija) perkuat pengetahuan para pengusaha warung makanan dan minuman tentang halalan tayyiban di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Sumenep.
Kegiatan tersebut merupakan wujud pelaksanaan dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, salah satunya ialah Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Imam Hanafi, S.Pd.I., MA., Ketua pelatihan tersebut mengatakan, salah satu tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini sebagai penguatan (Reinforcement) terhadap pengetahuan masyarakat berkaitan dengan pangan yang halal sekaligus tayyib (baik). Mengingat salah satu penyebab dari kondisi pandemi yang melanda dunia saat ini berawal dari pola konsumsi yang tidak baik.
“Manfaat PkM ini bagi mitra (pengusaha makanan dan minuman, red) dapat memahami dan mengaplikasikannya dalam kegiatan usaha mereka yakni dalam bentuk penyajian makanan dan minuman yang halal, bersih, sehat dan aman pada para konsumen,” tuturnya kepada media ini.
Kegiatan pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat ini diawali dengan penyampaian materi tentang konsep halalan tayyiban menurut pandangan Islam dan dilanjutkan dengan diskusi serta tanya jawab berkaitan dengan tema PkM.
Sementara program PkM tersebut diampu oleh Imam Hanafi, S.Pd.I., MA., dan dibantu oleh Unsul Abrar, SE., MM. (ROS/DIK)