SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, memastikan akan menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75 di masa pandemi Covid-19. Pesertanya hanya 30 persen dari biasanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edi Rasiyadi mengatakan, upacara pengibaran bendera nantinya akan dilaksanakan pagi hari tanpa ada rangkaian detik-detik proklamasi.
Menurut dia, yang akan menjadi peserta upacara nantinya tidak sebanyak biasanya, sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia. Tahun ini peserta upacara tujuh belasan di Sumenep hanya sekitar 30 peserta dari biasanya.
“Peserta upacaranya hanya emoat pleton atau 120 orang. Satu pleton 30 orang. Ya, sekitar 30 persen dari biasanya,” ungkap pria yang akrab disapa Edi itu.
Begitu juga dengan undangan, menurut Edi pada kegiatan upacara nanti akan dikurangi dari biasanya yang mencapai ratusan orang. Kemungkinan nanti hanya di kisaran 30 sampai 50 orang.
Selain di kantor Pemkab, sambung dia, pihaknya akan mengupayakan di masing-masing kecamatan juga ada kegiatan upacara. “Kami upayakan di masing-masing kecamatan ada (upacara),” tambahnya. FATHOL ALIF/ROS/VEM