SUMENEP, koranmadura.com – Tiga sekolah di wilayah daratan di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka. Sebagian orang tua/wali murid disebut belum mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).
Tiga sekolah di wilayah daratan yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan dimaksud ialah SMA Negeri 1 Sumenep, SMK Negeri 1 Sumenep dan SLB.
Baca: Sempat Tertunda, Tiga Sekolah di Sumenep Akhirnya Mulai Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Di SMA Negeri 1 Sumenep, kegiatan pembelajaran tatap muka meski secara terbatas dan menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 disebut berlangsung lancar.
“Alhamdulillah di hari pertama uji coba kegiatan pembelajaran tatap muka lancar. Semuanya masih dalam kontrol yang baik oleh sekolah,” ujar Waka Kesiswaan SMA Negeri 1 Sumenep, M. Hari Nurdi, Senin, 24 Agustus 2020.
Kendati begitu, dia mengakui, sejauh ini masih ada sebagian murid yang belum mendapat izin dari orangtuanya. Pihak sekolah pun menghormati keputusan itu.
“Ada juga siswa yang belum mendapat izin dari orangtuanya untuk mengikuti PTM (pembelajaran tatap muka). Dan tentu saja kami menghormati. Karena kami memang tidak boleh memaksa siswa mengikuti PTM jika tak mendapat izin dari orangtuanya,” jelas dia.
Hanya saja, sejauh ini pihaknya belum bisa memastikan berapa persen yang belum mendapat izin dari orangtuanya dari jumlah murid SMA Negeri 1 Sumenep yang sekitar 1.300-an.
“Kami belum melihat datanya. Sekarang kami melihat rilnya dulu. Nanti saya akan koordinasi dengan teman-teman di kurikulum, berapa persen siswa yang belum diperkenankan ikut PTM,” tambahnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)