BANGKALAN, koranmaduran.com – Di masa pandemi Corona (COVID-19) ini, pelaksanaan upacara memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus 2020 di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, digelar dengan sederhana.
Hal itu, disampaikan oleh kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Bangkalan, Saad Asjari. Menurutnya, saat pelaksanaan upacara nanti diletakkan di depan halaman kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat. Tamu undangan hanya dibatasi sebanyak 30 orang.
Selain itu, kata Saad sapaan akrabnya Saad Asjari, peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) hanya dibatasi 3 orang saja. Hal itu, dalam upaya menghindari penyebaran virus Corona.
“Undangan hanya 30 orang. Pembawa bendera hanya 3 orang, diambilkan Paskibraka di tahun 2019 kemaren. Sekarang upacaranya sederhana,” katanya, Rabu, 12 Agustus 2020.
Upacara yang berlangsung pada hari Senin depan tersebut belum dipastikan apakah akan mengundang semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau tidak. Namun jika tidak diundang, diwajibkan ikut menyaksikan secara virtual.
“Masih diramu pimpinan dan Wabup. Jika OPD tidak diundang maka diwajibkan ikut virtual,” ucap dia.
Walaupun demikian, upacara yang digelar satu tahun sekali itu bakal dilaksanakan secara sederhana dan tidak akan menghilangkan kesakralan dalam memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun.
“Dengan sederhana karena kondisi, tapi tidak mengurangi kekhidmatan upacara,” jelasnya. (MAHMUD/ROS/DIK)