SAMPANG, koranmadura.com – Sempat diberhentikan karena dilakukan tahap evaluasi pasca seorang ditemukan paparan Covid-19, kini Dinas Pendidikan (Disdik) Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas kembali dibuka dan dilanjutkan ke tahap III.
Plt Kepala Disdik Kabupaten Sampang, Nor Alam menyampaikan, dari hasil evaluasi dengan Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Kabupaten, didapatkan hasil PTM teebatas bisa dilanjutkan.
“Dari hasil evaluasi dengan Gugus tugas didapatkan hasil PTM kembali dilanjutkan. Jadi bagi sekolah yang telah melaksanakan uji coba tahap I dan II, maka mulai hari ini dilanjutkan,” katanya, Senin, 28 September 2020.
Sedangkan, lanjut Nor Alam, menyampaikan, bagi sekolah yang masih belum melakukan PTM masa uji coba I dan II atau sekolah yang baru melalukan tatap muka, diperkirakan akan digelar pada 1 Oktober 2020 mendatang.
“Nanti itu, sisa dari sekolah-sekolah yang belum melakukan PTM tahap uji coba tahap I dan II, nantinya akan menggelar PTM,” jelasnya.
Pada PTM uji coba tahap II, Nor Alam menyampaikan selain Kecamatan Torjun, Tambelangan dan Ketapang, sudah ada sekolah perwakilan telah meggelar PTM sesuai keberadaan guhus tugas di bawah.
“Sehingga di PTM tahap III ini, sisa-sisa sekolah yang belum PTM, nantinya akan menggelar PTM, tapi yang jelas tetap mengikuti prokes,” ujarnya.
Lebih lanjut Nor Alam menegaskan, begitupun tidak ada perubahan dengan sistem pembelajarannya, keseluruhan siswa yang dimiliki setiap lembaga sekolah harus bergantian menjalankan KBM tatap muka disesuaikan dengan kondisi sebaran Covid-19 di wilayah masing-masing Kecamatan.
“Bagi kecamatan dengan kondisi zona kuning sebaran covid-19, maka pihak sekolah memeberlakukan kuota kehadiran siswa sebanyak 50 persen. Jika zona orange, kuota kehadiran siswa sebanyak 25 persen. Nah untuk saat ini hanya wilayah Kecamatan Sampang yang memberlakukan 25 persen karena masih dalam zona orange,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)