SUMENEP, koranmadura.com – Sebuah kandang sapi dan dapur milik Najir warga Dusun Bapelle, Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Sumenep terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai Rp45 juta.
Berdasarkan keterangan kepolisian, peristiwa itu diketahui oleh Yajin kakak ipar Najir pada Rabu, 16 September 2020 sekitar pukul 00.00 Wib. Disela-sela tidurnya Yakin mendengar suara yang mencurigakan seperti kayu terbakar di belakang rumahnya. Setelah dicek, api sudah menyala diatas dapur yang kemudian menjalar kepada kandang sapi milik Najir.
“Saat itu Yakin berteriak dan langsung membangunkan Najir,” kata AKP Widiarti, Kasubbag Humas Polres Sumenep, Rabu, Malam.
Setelah itu Yakin bergegas memotong tali pengikat sapi yang berada di dalam kandang untuk diselamatkan. “Sapinya dua ekor,” jelasnya.
Setelah itu, Yakin bersama pemilik dan warga berupaya memadamkan api. Namun, api sulit dipadamkan dan baru padam setelah tiga jam berlalu. “Apinya baru bisa dipadamkan sekitar pukul 03.00 wib,” ungkap Widi.
Widi menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta. Mengingat kondang dan dapur rata dengan tanah akibat dilahap si jago merah.
“Kerugian material ditaksir mencapai Rp45 juta. Sementara dua ekor sapi berhasil diselamatkan,” jelasnya.
Polisi menduga peristiwa itu terjadi akibat sisa api yang ada di tungku yang biasa di gunakan membuat gula merah. (JUNAIDI/ROS/VEM)