SUMENEP, koranmadura.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengklaim mayoritas orang tua murid setuju pembelajaran tatap muka (PTM) jenjang SMP dan SD kelas empat hingga enam dibuka lagi.
Kepala Disdik Sumenep Carto tak menampik bahwa respons orang tua murid terhadap kegiatan pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19 masih beragam.
Namun, menurut dia, sebagian besar orang tua murid menyatakan setuju. Berdasarkan laporan yang di dapat pihaknya, di satu sekolah hanya ada tiga orang tua murid belum mengizinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka.
“Tapi sebagian besar menyatakan setuju. Satu sekolah saja, laporannya, hanya ada tiga yang tidak mau. Mungkin hanya di daerah tertentu. Seperti di Kota yang memang masih rawan,” ungkapnya.
Baca: Pembelajaran Tatap Muka SMP-SD di Sumenep Dimulai Lagi, Disdik: Bulan Pertama Hanya 3 Hari
Sementara di wilayah pinggiran, sambung mantan Kepala Dinas Periwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep itu, para orang tua murid ingin anaknya kembali mengikuti pembelajaran tatap muka. “Kalau di pinggiran-pinggiran itu inginnya masuk semua,” tegasnya.
Sekadar diketahui, sesuai edaran yang dibuat Disdik, kegiatan pembelajaran tatap muka untuk jenjang SMP dan SD kelas empat sampai enam di lingkungan Kabupaten Sumenep dibuka kembali sejak kemarin.
Dalam prosesnya, selain harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara terbatas. Baik itu jumlah murid maupun jam pelajaran. FATHOL ALIF/ROS/VEM