SUMENEP, koranmadura.com – Pandemi Covid-19 belum usai. Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, terus mendorong kaum emak-emak untuk terus berkarya guna membantu menunjang perekonomian keluarga.
Salah satu wujud dari dorongan itu ialah dengan memberikan bekal keterampilan kerja kepada ibu-ibu. Di antaranya dengan mengadakan pelatihan membatik seperti dilaksanakan pada Selasa, 22 September 2020.
Kegiatan yang bertempat di Sekretariat TP PKK itu diikuti oleh 30 peserta. Mereka merupakan utusan dari organisasi-organisasi yang tergabung dalam GOW Sumenep.
Ketua GOW Sumenep Nia Kurnia Fauzi mengungkapkan, pandemi Covid-19 ini tidak boleh sampai menyurutkan semangat ibu-ibu untuk terus berkarya.
Sebaliknya, di tengah krisis kesehatan yang berdampak serius terhadap ekonomi seperti sekarang masyarakat, khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam GOW, harus tetap produktif untuk menyokong perekonomian keluarga.
“Dengan catatan, harus tetap memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan secara ketat,” papar istri wakil bupati Sumenep ini.
Perempuan yang akrab disapa Nia ini berharap kegiatan pelatihan membatik kali ini dapat menginspirasi serta mendorong kaum emak-emak untuk lebih mandiri.
“Saya berharap ilmu yang didapat dari pelatihan kali ini bisa ditularkan kepada anggota GOW lainnya, serta terus dikembangkan sehingga jadi keterampilan. Syukur-syukur keterampilan itu nantinya menjadi usaha yang menghasilkan untuk membantu ekonomi keluarga,” tambahnya.
Selebihnya ia juga mengajak seluruh peserta agar mampu memproduksi batik dari bahan yang cukup mudah didapat. Misalnya tumbuh-tumbuhan. “Mari kita manfaatkan kekayaan alam yang ada, seperti tumbuh tumbuhan, untuk dijadikan suatu karya batik yang cantik,” pungkasnya. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)