SUMENEP, koranmadura.com – Kesadaran masyarakat dianggap masih menjadi tantangan penerapan protokol kesehatan di lingkungan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Bupati Sumenep A. Busyro Karim mengatakan, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan perlu dukungan dari semua kalangan.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini menegaskan, penanganan Covid-19, dalam hal ini menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah.
“Soal kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, ini yang perlu dibantu oleh semua pihak. Termasuk tokoh agama dan lain-lain. Tidak cukup hanya oleh pemerintah,” tegasnya, Kamis, 10 September 2020.
Salah satu bukti kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan masih perlu ditingkatkan, menurutnya ada sebagian masyarakat yang sebetulnya punya masker namun tidak dipakai.
“Ada yang punya masker tapi tidak dipakai. Nah, ini berarti soal kesadaran, bukan tidak punya masker,” tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan per 9 September 2020, jumlah kasus terkonfirmsi positif Covid-19 di di Sumenep secara akumulasi ialah 316 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 270 telah selesai isolasi atau dinyatakan sembuh, 34 orang dalam perawatan, dan 14 lainnya meninggal dunia. (FATHOL ALIF/SOE)