SUMENEP, koranmadura.com – Kegiatan pembelajaran tatap muka tingkat SMP dan SD kelas empat sampai enam di lingkungan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mulai dibuka kembali per 2 September 2020. Pembelajaran tatap muka berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
Salah satu sekolah di Kabupaten Sumenep yang telah melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat ialah SMP Negeri 2 Sumenep.
Sebelum masuk dan berinteraksi dengan lingkungan sekolah, para murid diwajibkan mencuci tangan di tempat yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Mereka juga diwajibkan pakai masker.
Di dalam kelas, tempat duduk murid pun diatur agar bisa jaga jarak. Kondisi kelas pun lebih kondusif karena yang masuk kelas hanya 50 persen dari jumlah keseluruhan murid di sekolah tersebut.
Kendati demikian, para murid mengaku senang karena bisa masuk sekolah kembali setelah sekian lama hanya mengikuti pembelajaran jarak jauh akibat pandemi Covid-19.
“Senang. Karena bisa ketemu lagi dengan teman-teman di sekolah. Ketemu guru dan sebagainya,” ujar salah seorang murid, Damian.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Sumenep, Nanik Mujiati mengatakan, sebelum pelaksanaan pembelajaran tatap muka, seluruh ruang kelas, ruang guru, dan fasilitas lainnya sudah disemprot cairan disinfektan. Dalam prosesnya pihaknya bekerja dengan BPBD setempat.
Menurut dia, yang paling diutamakan dalam pembelajaran tatap muka ini, selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, ialah adanya izin dari orang tua murid.
“Kalau misalnya ada yang belum mengizinkan anaknya untuk ikut pembelajaran tatap muka, kami maklumi. Anaknya kami akan ikutkan pada kegiatan pembelajaran jarak jauh pada hari berikutnya,” papar Nanik. FATHOL ALIF/ROS/VEM