SUMENEP, koranmadura.com – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kini telah memiliki satu unit alat PCR (polymerase chain reaction) untuk mendiagnosis penyakit Covid-19.
Alat PCR itu merupakan bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Alhamdulillah alat tes PCR itu sudah ada di sini,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Edi Rasiyadi.
Dengan adanya alat PCR itu di Sumenep, menurut dia, ke depan hasil tes usap (swab test) akan cepat diketahui. Dari yang biasanya harus menunggu selama tiga sampai lima hari menjadi hanya satu hari.
“Informasinya dalam sehari bisa memeriksa 80 sampai 100 sampel,” tambah mantan Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep itu.
Namun demikian, alat tersebut saat ini belum bisa difungsikan. Sebab Pemkab Sumenep masih harus menyediakan sarana dan prasarananya. “Ruangannya harus steril, sesuai dengan surat edaran Menkes,” paparnya.
Tes PCR sendiri merupakan pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit COVID-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona.
Sekadar diketahui, dalam beberapa waktu terakhir kasus terkonfirmasi Covid-19 di Sumenep masih terus bertambah. Per 21 September 2020, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di kabupaten paling timur Pulau Madura ini ialah 349. Sebanyak 291 sembuh, dan 22 meninggal dunia. (FATHOL ALIF/ROS/VEM)