SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah tokoh masyarakat kepulauan Sumenep, Madura, Jawa Timur di Bali mendeklarasikan dukungan untuk pasangan Achmad Fauzi – Nyi Dewi Khalifah dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020.
Deklarasi dukungan duet Nasionalis Religius ditandai dengan pembacaan teks oleh deklator. Pada intinya, tokoh dari berbagai pulau ini akan mengantarkan kemenangan Fauzi-Ny Eva dengan cara terhormat dan bermartabat. Perwakilan tokoh yang hadir itu dari Kangean, Sapeken, Raas dan Sepudi. Kegiatan deklarasi ini digelar di salah satu warung di Bali Senin 21 September 2020 malam.
Deklarasi itu kata Herdy Dabari sebagai bentuk komitmen dari sejumlah tokoh kepulauan untuk memperjuangkan dan memenangkan duet Fauzi-Eva pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep mendatang.
“Kami akan berjuang sekuat tenaga untuk mengantarkan pasangan ini menjadi pemenang Pilkada,” katanya.
Tokoh muda asal Kecamatan/Pulau Raas itu menegaskan, tokoh yang datang dalam deklarasi ini merupakan tokoh sentral dan memiliki pengaruh disejumlah Kepulauan.
Mereka merupakan pengusaha sukses di Bali dan juga memiliki kepedulian juga kepada warga di pulau.
“Berangkat dari itu, tokoh ini pasti bisa mengajak kerabat, tetangga dan handai taulan untuk dukung Fauzi-Eva,” jelasnya.
Herdy menambahkan, mendukung paslon Fauzi-Eva bukan tanpa pertimbangan. Sebab, Achmad Fauzi dinilai sudah paham medan, dan punya pengalaman memimpin Sumenep. Selain itu, pasangan ini diperkirakan mampu membangun kepulauan ke arah yang lebib baik.
“Pengembangan wilayah kepulauan, soal pendidikan, dan insfratruktur dipastikan akan menjadi lebih baik. Melalui tangan Achmad Fauzi, yakin kepulauan akan maju dan tidak termarginalkan dengan daratan,” jelasnya.
Pilkada di Kabupaten Sumenep akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020. Kabupaten Sumenep merupakan satu dari 270 daerah di Indonesia yang akan menggelar pilkada serentak 2020. Ke-270 daerah yang akan menggelar pilkada serentak tahun ini meliputi sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Dari empat kabupaten di Pulau Madura hanya Kabupaten Sumenep yang menggelar pesta demokrasi lima tahunan ini. (JUNAIDI/ROS/VEM)