BANGKALAN, koranmadura.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim), bekerja sama dengan OJK telah meluncurkan program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar). Sedangkan Di Kabupaten Bangkalan, Madura sudah 610 siswa yang sudah diajukan program itu.
Adanya program tersebut, diharapkan siswa dapat merencanakan keuangannya. Selain itu, juga sejak dini diajari untuk menabung uang. Sehingga mereka dapat mengatur keuangannya dengan hemat dan efektif.
Kasi SMA dan Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK), Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Jawa Timur, Wilayah Bangkalan, Moh. Fauzi menyampaikan, bank yang digunakan dalam program itu bekerjasama dengan Bank Perusahaan Daerah (BPD) Jatim.
“Bank yang digunakan Bank Jatim,” kata Fauzi, Sabtu 3 Oktober 2020.
Dijelaskan Fauzi, untuk pembukaan rekening Bank Jatim tersebut akan diisi saldo awal sebesar Rp 20 ribu. Setiap bulan, katanya tidak akan dikenai administrasi.
“Saldonya awal Rp 20 ribu. Insyaallah sudah diberikan ke siswa,”
Diharapkan, rekening tersebut dapat digunakan dengan baik oleh para siswa. Selain itu, jika ada uang jajan lebih diimbau untuk menabung. Sehingga, ketika ada keperluan bisa mengambil uang di rekening.
“Semoga program Kejar itu bermanfaat kepada siswa SMA/SMK,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)