SUMENEP, koranmadura.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengantisipasi adanya potensi kerumunan dan peningkatan mobilitas manusia selama libur panjang pekan ini.
Humas Satgas Penanganan Covid-19 Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya mempresiksi, di masa libur panjang kemungkinannya orang luar daerah tidak akan terlalu signifikan yang ke Sumenep.
Namun, sambungnya, yang perlu diantisipasi ialah orang Sumenep yang pergi ke luar daerah. Oleh karena itu ia berharap selama libur panjang masyarakat di kabupaten paling timur Pulau Madura ini tetap tinggal di rumah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Mudah-mudahan di masa libur masyarakat Sumenep tetap ‘calling down’, tetap tinggal di rumah dan menjalankan protokol kesehatan,” tambahnya.
Sekadar diketahui, saat ini kasus terkonfirmasi Covid-19 di Sumenep masih cukup tinggi. Bahkan tertinggi dibanding tiga kabupaten lain di Madura.
Data Satgas Penanganan Covid-19 Sumenep, per 26 Oktober, jumlah akumulasi kasus terkonfirmasi Covid-19 ialah 637. Sebanyak 506 selesai isolasi atau telah dinyatakan sembuh, dan 35 meninggal dunia. FATHOL ALIF/ROS/VEM