SUMENEP, koranmadura.com- Seiring dengan turunnya Surat Keputusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PPP Jawa Timur bernomor: 26-A/SK/DPW/C/X/2020 tentang pemecatan Ra Mamak sebagai Ketua DPC PPP Sumenep, Madura, Jawa Timir, Akhmad Asy’ari menyatakan nonaktif sebagai sekretaris tim pemenangan cabup dan cawabup nomor urut 2.
Baca: Ini Alasan Kepengurusan DPC PPP Sumenep Dirombak Jelang Pilbup
Pria yang akrab disapa Aang ini dikabarkan telah mengirimkan surat mengenai hal tersebut yang ditujukan kepada pasangan calon ‘Sumekar Barokah’ (Fattah Jasin – Kiai Ali Fikri); seluruh ketua parpol pengusung; dan anggota fraksi PPP DPRD Sumenep. Surat pernyataan nonaktif tersebut tersebar melalui pesan WhatsApp.
Aang minta posisinya sebagai sekretaris tim pemenangan paslon nomor urut 2 dipertimbangkan kembali karena, berdasarkan SK terbaru DPW PPP Jawa Timur, dirinya bukan lagi pengurus harian DPC PPP Sumenep.
Meski begitu, Aang menegaskan dirinya tidak mengundurkan diri sebagai sekretaris tim pemenangan pasangan calon yang diusung PKB, PPP, Demokrat, Hanura, dan Nasdem itu.
“Artinya mau dipakai, ya, tidak apa-apa, terserah parpol pengusung dan calon. Kalau tidak mau dipakai, mau diganti, juga monggo. Tidak apa-apa,” papar Aang, Minggu, 18 Oktober 2020.
Sekadar diketahui, sebelumnya, di DPC PPP Sumenep, Aang menjabat sebagai wakil bendahara yang membidangi administrasi/pengelolaan manajemen partai selama kurang lebih 16 tahun.
“Di SK terbaru saya tidak ada di pengurus harian. Otomatis seluruh kegiatan kepartaian saya di PPP, saya anggap selesai. Bukan mengundurkan diri, tapi saya menganggap itu sudah selesai,” tambahnya. (FATHOL ALIF/SOE)