SUMENEP, koranmadura.com – Akhir bulan ini, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akan berusia 751 tahun. Peringatan hari jadi tahun ini dipastikan tak se ‘wah’ sebelum-sebelumnya.
Peringatan hari jadi ke-751 Sumenep tak akan semeriah sebelum-sebelumnya karena tahun ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19 yang belum berkesudahan.
“(Peringatannya) sekadar ada. Karena memang tidak boleh tidak ada. Artinya benar-benar minimalis. Kita upacara dengan undangan yang sedikit, setelah itu ke DPRD,” ujar Bupati Sumenep, A. Busyro Karim, Selasa, 27 Oktober 2020.
Meski begitu, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini berharap, peringatan hari jadi kali ini tetap jadi momentum bagi semua pihak untuk menjadi Sumenep lebih baik ke depan.
“Ke depan kita harus banyak melakukan terobosan-terobosan. Program-program yang belum maksimal, harus dimaksimalkan. Karena bagaimana pun juga usia Sumenep sekarang sudah tua,” paparnya.
Untuk mewujudkan Sumenep lebih baik, tentu tidak bisa semuanya diserahkan kepada Pemkab. Sebab dari sisi kekuatan anggaran memang tidak terlalu memungkinkan.
“Artinya semua elemen masyarakat juga perlu melalukan yang terbaik, sesuai dengan bidangnya masing-masing, untuk Kabupaten Sumenep,” tambahnya. FATHOL ALIF/ROS/VEM