SAMPANG, koranmadura.com – Sempat sepi pelamar, tiga kursi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan ditempati sebagai kepala definitif kini diburu oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) setingkat kabid dan bagian administrator.
Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sampang, Arief Lukman Hidayat saat dikonfirmasi menyatakan, semenjak dua hari sebelum penutupan pendaftaran pelamar pada Jumat, 9 Oktober 2020 lalu, setidaknya ada 12 pelamar yang mendaftarkan diri untuk memperebutkan kursi kepala OPD.
12 pelamar itu masing-masing berasal dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) serta Dinas Pertanian (Dispertan). Dari Tiga kursi Kepala OPD itu, masing-masing sudah terisi empat pelamar. Namun dari 12 pelamar yang telah mendaftar, dua pelamar dinyatakan gugur pada saat proses seleksi dan verifikasi administrasi.
“Awalnya ada 12 pelamar, tapi saat seleksi dan verifikasi administrasi, ada dua pelamar yang tidak lolos karena berkaitan syarat usia. Sedangkan Syarat minimal usia pendaftar yaitu usia 56 tahun per 1 Desember 2020. Sehingga saat ini tersisa 10 peserta yang akan melanjutkan ke tahap selanjutnya,” katanya kepada koranmadura.com, Selasa, 13 Oktober 2020.
Setelah proses seleksi dan verifikasi administrasi, Yoyok sapaan akrab Arief Lukman Hakim menyatakan akan dilanjutkan ke tingkat Provinsi Jawa Timur yang dilakukan oleh Tim Assesor Provinsi. Sehingga sebanyak 10 peserta diwajibkan mengikutinya dan menghadirinya.
“Pelaksanaannya Rabu, 14 Oktober besok dan hanya sehari di Provinsi. Jadi 10 peserta ini harus menghadirinya langsung ke Provinsi. Tapi untuk hasilnya, biasanya seminggu lagi baru keluar,” paparnya.
Ditanya rata-rata golongan pelamar, Yoyok menyatakan pelamar yang mendaftar untuk memperebutkan tiga kursi kepala OPD tersebut kebanyakan dari Kabid dan bagian administrator.
“Kalau jabatan kabid dan bagian administrator seperti sekretaris yaitu golongan IIIa dan IIIb. Sedangkan pelamar dari Camat tidak ada,” pungkasnya. (MUHLIS/ROS/VEM)