BANGKALAN, koranmadura.com – Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur gelar Webinar Qur’ani sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad, Jumat, 30 Oktober 2020.
Namun sebelum memulai webinar Qur’ani, kampus umum satu-satunya di Madura itu juga melaunching beasiswa tahfidz dan santri berprestasi. Diakhir kegiatan, pengumuman pemenang MTQ mahasiswa UTM 2020.
Ketua panitia penyelenggara, Dony Burhan menyampaikan, program beasiswa tersebut sudah diinisiasi sejak tahun 2011 kemaren. Dalam pelaksanannya, saat ini bekerjasama dengan PWNU Jawa Timur (Jatim).
Dilanjut Dony, sapaan akrabnya Dony Burhan, tercatat mulai tahun 2017 sampai 2020 ada 56 orang yang menerima beasiswa tahfidz. Sedangkan untuk santri berprestasi pada tahun 2019 sebanyak 41 orang dan tahun 2020 ini sekitar 12 orang
“Mudah-mudahan beasiswa ini bisa memberikan manfaat kepada mahasiswa tahfidz dan santri berprestasi,” katanya.
Sedangkan, ketua PPSDM PWNU Jatim, Abd A’la Basyir menyampaikan, ada beberapa kampus di wilayahnya yang diajak kerjasama dalam pemberian beasiswa tahfidz dan santri berprestasi.
“Diantaranya Unesa, ITS dan juga kampus UTM ini,” katanya.
Pihaknya berharap kepada mahasiswa Nadhlatul Ulama dan penerima beasiswa, agar menjadi generasi “Yahya”. Yaitu, menebarkan kebaikan dan kedamaian mulai sejak lahir hingga meninggal dunia.
“Bukan hanya bisa menghafal dan berprestasi tapi memiliki hikmah dan kearifan,” ucapnya.
Rektor UTM, Muh Syarif mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak PWNU Jatim, karena dengan kepercayaannya kepada kampus UTM dapat bekerjasama dalam penyaluran beasiswa mahasiswa tahfidz dan santri berprestasi.
Menurutnya, upaya kerjasama beasiswa ke berbagai lembaga kemasyarakatan dan sosial islam tersebut, untuk memberikan stimulus bagi calon mahasiswa tahfidz dan santri berprestasi, agar menjadi insan yang religius dan berkarakter positif.
“Ini upaya luhur untuk menciptakan lingkungan kampus yang islamic, dan menjadi contoh bagi mahasiswa yang lain,” tutupnya. (MAHMUD/ROS/VEM)