SUMENEP, koranmadura.com – Sebanyak 2.500 pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep 2020 dilantik hari ini. Pelantikan ini dilakukan dimasing-masing kecamatan usai rekrutmen rampung.
“Pelantikan dilakukan secara serentak selama dua hari se-Kabupaten Sumenep. Ada 2.500 PTPS, pelantikannya dimasing-masing kecamatan,” kata Hosnan Hermawan, Kordinator SDMO Bawaslu Kabupaten Sumenep, Senin,
Menurutnya, Pengawas TPS tentunya mempunyai peranan penting dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep ini. Sebab, Pengawas TPS merupakan ujung tombak Bawaslu dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan.
“Keberadaan PTPS menjadi instrument
penting yang akan ikut menentukan kualitas proses pemungutan dan
penghitungan suara nanti,” jelasnya.
Oleh sebab itu, Pengawas TPS agar menjalankan tugasnya dengan baik, menjaga integritas dan marwah lembaga demi terciptanya pemilihan yang berkualitas dan dapat dipercaya. Sehingga pelaksanaan Bupati dan Wakil Bupati yang berjalan secara demokratis,
Hal itu kata dia bisa teruwujud apabila
dilakukan oleh para pengawas pemilihan yang berintegritas. “Tentu sebagai Pengawas TPS saat menjalankan tugasnya tetap memperhatikan prosedur Protocol Covid 19,” ungkapnya.
Pilkada di Kabupaten Sumenep akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020. Kabupaten Sumenep merupakan satu dari 270 daerah di Indonesia yang akan menggelar pilkada serentak 2020. (JUNAIDI/ROS/VEM)