SAMPANG, koranmadura.com – Peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, tampaknya semakin massif saja. Bahkan dikabarkan, petugas berseragam BNN harus menjajal ke wilayah Kota Bahari, tepatnya di Desa Jelgung, Kecamatan Robatal, Senin, 30 November 2020.
Operasi yang dilakukan petugas berseragam BNN juga sempat terekam dalam sebuah video berdurasi 0:29 detik dan kini sudah mulai tersebar di Media Sosial (Medsos) WhatApps. Namun operasi senyap tersebut masih menjadi perbincangan lantaran belum diketahui siapa dan barang bukti apa yang diamankan.
Dikonfirmasi Kapolsek Robatal, AKP Firman Widyaputra Lukman membenarkan adanya pergerakan petugas berseragam BNN di wilayah Desa Jelgung. Pergerakan yang dilakukan petugas berseragam BNN terjadi di sore hari.
“Iya benar mas, tadi sore laporan dari anggota saya ada ramai-ramai di jalanan Desa Jelgung. Dan memang benar ada petugas berseragam BNN melakukan pergerakan ke sana,” ujarnya melalui sambungan teleponnya.
Ditanya soal BB dan terduga yang mungkin sudah diamankan, AKP Firman Widyaputra Lukman belum bisa memberikan keterangan lebih jauh, sebab petugas yang beroperasi tersebut belum ada pemberitahuan ke Mapolsek.
“Apakah ada pelaku yang ditangkap, terus kemudian berapa BB-nya jikan BB-nya ada, kami belum tahu. Karena sebelumnya, belum ada informasi kepada kami. Cuma tadi anggota kami melaporkan ada ramai-ramai dan pergerakan BNN. Biar lebih jelas, silahkan langsung konfirmasikan ke pihak BNN,” pungkasnya.
Sebelumnya, di depan Pasar Batulenger, jalan raya Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, 14 November 2020 lalu, terjadi penggrebekan mobil oleh petugas Polsek setempat. Dari penggrebekan itu, diketahui 2,5 ons narkotika jenis sabu yang hendak dikirim ke Bali berhasil digagalkan. (MUHLIS/ROS/VEM)