SUMENEP, koranmadura.com – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) Kalianget menyebut Sumenep, Madura, Jawa Timur, berpotensi terdampak fenomena La Nina di musim penghujan kali ini.
BMKG Kalianget pun mengimbau masyarakat supaya melakukan antisipasi. Sebab jika curah hujan cukup tinggi akibat efek La Nina, maka tidak menutup kemungkinan akan menyebabkan terjadinya genangan, banjir, hingga tanah longsor.
Kepala BMKG Kalianget, Usman Kholid menjelaskan, dampak fenomena La Nina ialah dapat meningkatkan rata-rata akumulasi curah hujan bulanan. “Peningkatannya antara 25 hingga 40 persen,” paparnya.
Menurut dia, rata-rata akumulasi curah hujan bulanan di kabupaten paling timur Pulau Madura ialah antara 101 hingga 150 milimeter. Sehingga jika terdampak efek La Nina, curah hujannya akan semakin besar.
“Jadi kita bisa hitung, cukup besar tambahannya jika ada akumulasi tambahan dengan adanya dampak La Nina,” tambah Usman, menjelaskan. FATHOL ALIF/ROS/VEM