BANGKALAN, koranmadura.com – Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan, Madura, Jawa Timur Kecipratan Dana Insentif Daerah (DID) dari pusat. Nominalnya sebesar Rp 1 miliar.
Uang tersebut dialokasikan ke pembangunan di centra Industri Kecil dan Menengah (IKM) di jalan akses Suramadu, Kabupaten Bangkalan. Tujuannya, dalam rangka pemulihan ekonomi di masa pandemi virus Corona.
Dalam pengerjaannya, Disperinaker Bangkalan memiliki waktu 2 bulan untuk menyelesaikan pembangunan itu. Yaitu mulai dari awal bulan November hingga akhir Desember 2020.
Kepala Bidang Kabid Industri Disperinaker Bangkalan, Non Agro Qorry Yuniastuti menyampaikan, ada tiga klaster nantinya yang akan dibangun di tempat IKM tersebut, yaitu wisata edukasi, belanja dan budaya. Tentunya, langkah itu untuk menciptakan lapangan pekerjaan di kota salak ini.
“Tapi untuk tahun ini yang menggunakan dana DID hanya di wisata budaya dulu, yang lain kemungkinan dari dana pusat,” katanya, Jumat 13 November 2020.
Dikatakan Qorry, sapaan akrabnya Non Agro Qorry Yuniastuti, centra IKM tersebut akan dibangun wisata edukasi diantaranya gedung pertunjukan, galery art, pujasera hingga tempat parkir.
“Jadi ketika ada kegiatan untuk seni dan pameran bisa melaksanakan di centra IKM,” katanya.
Apakah akan selesai tepat waktu? Pihaknya mengakui, dalam waktu dua bulan tersebut cukup cepat untuk menyelesaikan pembangun IKM dengan anggaran Rp 1 M. Namun, karena sudah jadi ketentuan, maka harus bekerja lebih ekstra lagi.
“Kami sudah wanti-wanti kepada pekerjanya agar segera diselesaikan. Yang terpenting juga sesuai rencana anggaran biaya,” katanya. (MAHMUD/ROS/VEM)