SAMPANG, koranmadura.com – Ditugaskan dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di wilayah Kabupaten Sumenep pada 9 Desember 2020 mendatang, sebanyak 104 personel Polres Sampang, diingatkan persoalan nama baik institusi dan jaga netralitas.
Kapolres Sampang, AKBP Abdul Hafidz saat apel persiapan menyatakan, ratusan personel yang diperbantukan memback up atau Bantuan Kendali Operasi (BKO) ke wilayah Kabupaten Sumenep untuk mengamankan pelaksanaan pengamanan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 mendatang. Namun begitu, pihaknya berharap kepada seluruh anggota BKO untuk memahami tugas dan tanggung jawabnya.
“Kemudian menjaga nama baik Polres Sampang saat berada di Kabupaten Sumenep. Hindari pelanggaran-pelanggaran yang dapat menimbulkan permasalahan yang merugikan anggota maupun insitusi Polri. Sekali lagi saya ingatkan seluruh anggota BKO untuk Netral dalam Pilkada,” tegas Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, usai apel persiapan personel BKO, Senin, 30 November 2020.
Tidak hanya itu, Kapolres Sampang yang didampingi para perwiranya usai melaksanakan giat apel juga memeriksa kesiapan peralatan Dalmas yang akan dipergunakan 104 anggota BKO saat melaksanakan pengamanan Pilkada serentak di Kabupaten Sumenep.
“Apel ini merupakan apel kesiapan pasukan dan pengecekan peralatan Dalmas dalam rangka pengamanan pemilihan kepala daerah bertujuan melihat sejauh mana kesiapan anggota dan peralatan yang akan akan digunakan dalam pengamanan Pilkada selama tujuh hari. Para pasukan akan diberangkatkan pada 8 Desember mendatang,” ujar Kabag Ops menambahi.
Apel kesiapan tersebut digelar di lapangan Mapolres Sampang dan diikuti Wakapolres Sampang Kompol Rizky Tri Putra, PJU Polres Sampang, Kapolsek jajaran, para perwira dan bintara serta ASN Polri Polres Sampang.
Sedangakan sebelum pemberangkatan, sejumlah peralatan diperiksa seperti peralatan Dalmas lengkap dan alat transportasi berupa sepeda motor dinas, kendaraan penerangan Sat Sabhara, mobil AWC Armored Water Canon Polres Sampang. (MUHLIS/ROS/VEM)