SUMENEP, koranmadura.com – Salah satu komitmen calon bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, jika ditakdir terpilih pada pemilihan bupati dan wakil bupati 9 Desember mendatang ialah menggandeng para guru ngaji, kiai dan elemen masyarakat lainnya dalam rangka menekan peredaran narkoba.
Komitmen tersebut dinilai sangat bagus mengingat pasar gelap peredaran narkoba di Sumenep saat ini masih cukup memprihatinkan, dan menjadi ancaman serius. Khususnya bagi generasi bangsa.
Penilaian itu disampaikan oleh KH. Ahmad Qusyairi Zaini, Pengasuh Ponpes Sabilul Huda Gaddu Barat, Kecamatan Ganding, Sabtu, 21 November 2020.
“Itu merupakan komitmen yang sangat baik, yang sangat bagus. Itu akan cukup membantu program kepolisian, dalam hal ini program Kampung Tangguh Narkoba untuk menekan peredaran narkoba di Sumenep, baik di daratan maupun kepulauan,” ujarnya.
Menurutnya, untuk mencegah peredaran narkoba, khususnya di kabupaten paling timur Pulau Madura ini, memang tidak cukup diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
“Perlu ada kerja sama dari banyak pihak, terutama para guru ngaji dan kiai untuk memberikan penyadaran kepada masyarakat, terutama anak muda, tentang bahaya narkoba,” papar Kiai Qusyai.
Penasihat Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) ini mengaku kagum kepada Fauzi yang juga punya komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji, sebagaimana disampaikan di sesi terakhir debat publik pertama pada 10 November lalu.
“Karena bagaimana pun, para guru ngaji di desa-desa itu selama ini tulus dan ikhlas. Mereka tidak minta bayaran baik untuk listrik dan sebagainya. Padahal di satu sisi, jasa mereka sangat besar telah mengenalkan anak-anak pada agama. Jadi memang sangat penting untuk diperhatikan,” ujarnya.
“Alhamdulillah Pak Fauzi punya komitmen untuk memperhatikan kesejahteraan guru ngaji. Jadi ini luar biasa menurut saya, dan insya Allah menurut kiai-kiai yang lain juga seperti itu. Dalam konteks Sumenep ini bisa dikatakan komitmen unggulan,” sambungnya.
Pada pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep tahun 2020, Fauzi berpasangan dengan Nyai Hj. Dewi Khalifah sebagai calon wakilnya. (FATHOL ALIF/SOE)