SUMENEP, koranmadura.com- Pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep tinggal 18 hari lagi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi warga pada 9 Desember mendatang. Lebih-lebih pemilih pemula.
Seperti yang dilakukan KPU bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumenep di Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Minggu, 22 November 2020.
Ketua PWI Sumemep Roni Hartono mengatakan bahwa kalangan wartawan yang tergabung di PWI Sumenep juga ingin turut serta menyukseskan Pilbup Sumenep mendatang. Salah satunya bekerjasama dengan KPU Sumenep.
“Selain melalui tulisan, kami PWI Sumenep juga ingin menyosialisasikan Pilbup 2020 secara langsung kepada pemilih, lebih-lebih pemilih pemula,” katanya.
Pemres Newssatu ini berharap agar para pemuda dan pemudi untuk tidak golput pada Pilbup mendatang. “Hadir ke TPS. Karena setiap suara punya arti. Pilihlah sesuai hati nurani. Karena golput itu bukan pilihan,” ujarnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Sumenep Rafiqi memaparkan, sosialisasi tentang pelaksanaan Pilbup Sumenep 2020 kepada pemilih, lebih-lebih pemula menjadi kewajiban yang harus dilaksanakan oleh KPU.
Menurutnya, pelaksanaan Pilbup tahun ini jauh berbeda dari sebelum-sebelumya. Karena masih dalam situasi pandemi Covid-19. Sehingga KPU dituntut bekerja keras menyukseskan Pilbup dan menekan penyebaran Covid-19.
“Ada banyak pekerjaan baru dibanding pelaksanaan pemilu sebelum-sebelumnya. Karena saat pilbup dilaksanakan di tengah mewabahnya Covid-19. Jadi, selain dituntut sukses melaksanakan pilbup, kami juga dituntut untuk mencegah penularan Covid-19,” jelas Tanzil, panggilan akrabnya.
Untuk itu, sosialisasi kepada pemilih gencar dilaksakan KPU guna memastikan masyarakat tetap menggunakan hak pilihnya meski di tengah pandemi.
“Ayo tetap hadir ke TPS. Jagan khawatir soal Covid-19, karena kami telah menyiapkan prokes sesuai petunjuk yang ada. Tapi kami minta kepada masyarakat pemilih supaya mematuhi prokes yang sudah ditetapkan, misalnya memakai masker dan tidak berkerumun ketika hadir ke TPS,” tegasnya. (SOE)