SAMPANG, koranmadura.com – Tidak dihadiri pucuk pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, tunda pembahasan dokumen Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran (TA) 2021 dengan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) setempat.
“Kepala dinasnya tidak hadir saat ini, kemungkinan besok dia datang. Jadi kami lakukan pemanggilan lagi untuk rapat pembahasan RKA,” ujar Ketua Komisi II DPRD Sampang, Moh. Fathurrosi, Selasa, 10 November 2020.
Ditambahkan Baihaki, anggota Komisi II lainnya menyatakan, pihaknya tidak melanjutkan rapat kerja dengan Disperdagprin dikarenakan di internal Komisi II telah menyepakati untuk tidak membahas manakala tidak dihadiri pucuk pimpinan OPD.
“Bila mana Kepala Dinas tidak hadir, maka rapat pembahasan RKA akan ditunda. Karena di saat pembahasan ada kejanggalan di dokumen RKA R-APBD 2021 ini, siapa yang akan bertanggung jawab kalau bukan kepala dinas,” terangnya.
Disinggung soal pekerjaan rumah Disperdagprin yang belum selesai pasca sidak di Pasar Srimangunan, Baihaki membenarkan jika Disperdagprin masih belum 100 persen mneyelesaikan janjinya untuk segera menyelesaikan persoalan di pasar Srimangunan kaitannya dengan sarana dan prasarana untuk peningkatan keamanan.
“Barusan Kabidnya menyampaikan masih 80 persen yang sudah diselesaikan, tinggal perbaikan pintu pasar yang belum karena anggarannya tidak mencukupi. Bahkan pihaknya mengaku belum mengetahui pasti apakah kekurangan anggaran tersebut dianggarkan di draf R-APBD TA 2021.
“Belum kami lihat di RKA. Makanya nanti Komisi II juga sepakat akan menindak lanjutinya karena ini persoalan keamanan di Pasar Srimangunan,” paparnya.
Sementara Kabid Pengelolaan Pasar, Disperdagprin Sampang, M Rosul membenarkan rapat kerja kemitraan mengenai RKA draf RAPBD TA 2021 dengan Komisi II DPRD ditunda.
“Tunggu pak kadis. Karena kalau pak Kadis tidak hadir ditunda. Sebab jika ada perubahan di RKA, kan otomatis masih laporan ke pimpinan,” akunya.
M Rosul menyatakan bahwa pimpinanya saat ini masih menjalankan tugas ke Surabaya.
“Ke luar kota, tugas ke Surabaya. Nanti kami masih nunggu undangan lagi dari Komisi II,” pungkasnya sambil meninggalkan kantor DPRD Sampang. (MUHLIS/ROS/VEM)