SUMENEP, koranmadura.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumenep, Madura, Jawa Timur, telah menerima sebagian logistik untuk pemilihan bupati dan wakil bupati.
Bahkan sebagian logistik, khususnya yang berupa alat pelindung diri (APD), sudah ada yang telah didistribuksikan. Baik yang untuk wilayah daratan maupun kepulauan.
Namun demikian, masih ada beberapa logistik yang belum diterima oleh KPU Sumenep, dan itu sifatnya sangat penting. Di antaranya ialah surat suara.
Komisioner KPU Sumenep Rafiqi menjelaskan, saat ini surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep masih proses cetak di salah satu percetakan di Gresik.
“Insya Allah tanggal 20 sudah sampai di Sumenep. Karena Sumenep menjadi atensi mengingat wilayahnya terdiri dari kepulauan, dan harus didistribusikan lebih awal,” ujarnya, Rabu, 18 November 2020.
Selain surat suara, masih menurut dia, logistik berupa APD yang belum diterima KPU Sumenep ialah baju hazmat. “Kemudian masker sekali pakai juga belum,” tambahnya.
Pemilihan bupati dan wakil bupati Sumenep akan berlangsung pada 9 Desember 2020. KPU Sumenep beberapa waktu lalu telah menetapkan dua pasangan calon.
Dua pasangan calon itu masing-masing ialah Achmad Fauzi – Nyai Hj. Dewi Khalifah nomor urut 1, dan Fattah Jasin – KH. Ali Fikri nomor urut 2. FATHOL ALIF/ROS/VEM